Menu Tutup

Marketing Plan HNI berbeda dengan Success Plan BOS.

Marketing Plan HNI adalah sistem pembagian bonus baku Perusahaan yang juga berkaitan dengan ketentuan/regulasi Pemerintah & Kode Etik Agen HNI. Dengan kata lain Marketing Plan HNI ini adalah penjelasan mengenai DARI MANA sumber penghasilan harian & bulanan Anda nantinya berasal.

Sedangkan Succes Plan BOS lebih kepada CARA bagaimana seorang Agen HNI yang tergabung di Grup Bisnis Online Syariah (BOS) HNI ini dapat mencapai tujuan-tujuan bisnis yang tertuang dalam Marketing Plan HNI dengan langkah-langkah yang tepat, efisien, dan efektif dengan memaksimalkan pemanfaatan/penggunaan berbagai FASILITAS-FASLITAS yang disediakan.

HAL-HAL PENTING YANG PERLU ANDA INGAT SEBELUM MEMBACA KESELURUHAN MARKETING PLAN HNI:

  1. Tidak ada kewajiban Tutup Poin (TUPO) bulanan bagi mitra member HNI HPAI untuk mendapatkan bonus, karena walau hanya membeli 1 (satu) produk pun, baik untuk dipakai sendiri maupun dijual kembali, tetap akan mendapatkan Point & bonus. Jadi tidak ada istilah hangus di HNI.
  2. Yang ada di HNI adalah Target Penjualan (TAPE) Pribadi maupun Grup HANYA bagi mereka yang serius menjalankan sistem bisnisnya sebagai tolak ukur prestasi JIKA INGIN meraih JENIS BONUS TERTENTU maupun mencapai POSISI TERTENTU sesuai ketentuan Perusahaan.
  3. Sangat disarankan untuk membaca & berusaha memahami secara perlahan dengan membacanya minimal 3 kali bolak-balik.
  4. Perhitungan & Ketentuan pencapaian dalam Marketing HNI ini bersifat untuk keseluruhan dari posisi terbawah hingga posisi top level, jadi agar Anda tidak sakit kepala berkelanjutan fokus saja pada Success Plan BOS untuk Goal terdekat sesuai dengan tujuan Anda bergabung & sesuai potensi yang Anda miliki saat ini. Jadikan pemahaman Anda mengenai Marketing Plan HNI ini sebagai pengetahuan dasar untuk bisnis HNI Anda mengenai WHAT, WHY, dan HOW TO-nya. Itulah yang kami lakukan saat ini…..menikmati proses bisnis, menikmati hidup…Enjoy saja karena hasilnya nanti akan mengikuti dengan sendirinya… 🙂

OKE, SEKARANG SILAHKAN LANJUTKAN UNTUK MEMBACA MARKETING PLAN HNI:


Sistem pembagian bonus atau lebih dikenal dengan Marketing Plan HNI HPA Indonesia sudah mendapatkan pengesahan HALAL secara syariah oleh DSN MUI. Hal ini memberikan ketenangan bagi AGEN dalam mengembangkan bisnisnya karena sudah memenuhi kaidah-kaidah Syariat Islam.

Marketing Plan ini tercantum di dalam Buku Panduan, baik fisik maupun virtual (format PDF), yang diberikan kepada seluruh Mitra Agen telah terdaftar secara resmi.

Sukses menjalankan bisnis halal network HPAI sangat ditentukan oleh 3 faktor berikut ini :

  1. Prosentase level pangkat yang tinggi
  2. Omset group yang besar
  3. Prestasi kerja yang tepat dan efektif

Berikut adalah SIMULASI perhitungan BONUS HPA Indonesia yang terbaru :

Keuntungan Penjualan Langsung

Keuntungan langsung atau rabat ini berlaku untuk seluruh mitra Agen HNI yang telah terdaftar dengan ID resmi apapun status/peringkat-nya. Didapatkan langsung berdasarkan selisih antara harga beli agen dengan harga jual ke konsumen yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Besarnya prosentase keuntungan / rabat ini tergantung produk yang dijual, contohnya seperti berikut:

Minyak Herba Sinergi (MHS) harga konsumen : Rp. 45.000

Harga agen : Rp. 28.000
Keuntungan Langsung : 17.000 (38%)
Poin : 10

Stimfibre harga konsumen : Rp. 350.000

Harga agen : Rp. 250.000
Keuntungan Langsung : 100.000 (28.5%)
Poin : 100

Besaran Harga Agen, Harga Konsumen, dan Poin dari masing-masing produk sudah tercantum di katalog produk & brosur. Jadi Anda tidak perlu bingung menetapkan harga jual ke konsumen karena sudah ditetapkan oleh perusahaan.

Jenis Bonus dan Royalti Agen HNI HPAI

  1. Bonus Agen Stok
  2. Bonus Prestasi Pribadi (BPP)
  3. Bonus Prestasi Peringkat (BPP) atau Bonus Prestasi Group (BPG)
  4. Bonus Generasi Pangkat (BGP)
  5. Royalti Stabilitas Belanja (RSB)
  6. Royalti Kemajuan Jaringan (RKJ)
  7. Royalti LED
  8. Bonus Gold – Diamond – Crown (GDC)
  9. Royalti LED Sapphire – Emerald – Platinum
  10. Bonus Komitmen Tahunan atau Yearly Bonus (YB)

Jenjang Pangkat / Peringkat / Level di HPAI

AB : Agen Biasa
M : Manager
SM : Senior Manager
EM : Executive Manager
D : Director
SD : Senior Director
ED : Executive Director
GED : Gold Executive Director
DED : Diamond Executive Director
CED : Crown Executive Director
LED Sapphire
LED Emerald
LED Platinum

Penjelasan Bonus dan Cara Perhitungan Bonus HPAI

1. Bonus Agen Stok

Bonus ini diberikan kepada agen dengan status Agen Stok dengan kriteria sbb :

Agency Center (Pusat Agensi) : 16%
Distribution Center (Pusat Stokis Daerah) : 13%
Stock Center (Stokis) : 11%

2. Bonus Prestasi Pribadi (10-35%)

Adalah bonus atas poin TP pribadi agen yang bersangkutan dikali dengan level kepangkatannya

AB : Akumulasi Poin Group < 3.000 POIN Group : 10-17%
Agen 10% : < 1000 poin
Agen 14% : 1001- 2000 poin
Agen 17% : 2001 – 3000 poin
M : Memiliki Akumulasi >3.000 POIN Group : 20%
SM : Memiliki 3 Manager di level pertama : 23%
EM : Memiliki 6 Manager di level pertama : 26%
D : Memiliki 2 Senior Manager dan 4 Manager dilevel pertama : 29%
SD : Memiliki 4 Senior Manager dan 2 Manager di level pertama : 32%
ED : Memiliki 6 Senior Manager di level pertama : 35%
GED : 6 SM Level1 (2 jalur ED @> 9000P) : 35%
DED : 6 SM Level1 (4 jalur ED @> 9000P) : 35%
CED : 6 SM Level1 (6 jalur ED @> 9000P) : 35%
Sapphire 6 SM Level1 (7 Jalur ED @18rb) : 35%
Emerald 6 SM Level1 (9 Jalur ED @18rb) : 35%
Platinum 6 SM Level1 (12 Jalur ED @18rb) : 35%

Contoh perhitungan Bonus Prestasi Pribadi :

Peringkat Anda EM (Executive Manager)
Maka hak persen anda 26% dari POIN jumlah belanja pribadi anda.
Misalnya anda dalam sebulan melakukan pembelanja pribadi sebesar 600 POIN maka hak bonus anda adalah
600 * 0.26 * 1000=Rp. 156.000
Catatan : 1 Poin setara dengan 1.000 rupiah

3. Bonus Prestasi Peringkat (BPP) / Bonus Prestasi Group (BPG)

Bonus Prestasi Peringkat (BPP) adalah persen (%) level kepangkatan dikali total poin group (tidak termasuk poin pribadi) di kurangi BPP dari mitra yang aktif. Syarat mendapatkan bonus BPP adalah target prestasi minimal 100 poin.

Contoh Perhitungan BPP:
Perhitungan BPP HNI
Catatan :
Prosentase level ED : 35 %
Prosentaset level SM : 23%
Cek penjelasan Bonus Prestasi Pribadi pada point 2 diatas

4. Bonus Generasi Pangkat (BGP)

Bonus ini diberikan kepada agen dengan pangkat Manager yang memiliki mitra berpangkat minimal Manager aktif.
Manager aktif adalah Manager yang TaPe pribadi minimal 200 poin.
Bonus BGP ini dikeluarkan untuk 3-10 generasi sesuai kualifikasi dan syarat yang telah di tentukan perusahaan.
Bonus Generasi Pangkat (BGP) HNI

Penjelasan mendapatkan bonus generasi G4-G10 :

Syarat mendapatkan BGP G4-G7
Memiliki minimal 3 jalur atif dengan total omset 2 jalur terbesar minimal 6000 poin kemudian jalur ke-3 dan seterusnya minimal 3000 poin.
Syarat mendapatkan bonus BGP G7-G10
LED (Loyal Executive Director) dengan TP Pribadi minimal 600 poin. Memiliki 3 jalur aktif dengan total omset 2 jalur terbesar minimal 12000 poin dan jalur lainnya minimal 6000 poin.

Catatan : contoh perhitungan BGP bisa dibaca di buku starterkit Panduan Sukses HPAI.

5. Royalti Stabilitas Belanja

Royalti ini diberikan kepada Agen yang berpangkat AB dan Manager yang melakukan TP pribadi minimal 200 Poin selama 3 bulan berturut-turut atau 600 Poin sebulan dan melanjutkan TP 200 Poin setiap bulan.

Royalti diberikan sebesar 5% dari Poin Internasional HPAI yang dibagikan secara merata kepada Agen yang memenuhi syarat tersebut di atas.

Pastikan jika Anda masih sebagai Agen berpangkat AB atau Manager, Anda harus selalu melakukan 200 Poin untuk mendapatkan Royalti Stabilitas Belanja ini.

5% Omset POIN Nasional
Belanja Pribadi >=200 POIN 3 bulan berturut untuk peringkat AB dan Manager
5% * Omset POIN Nasional dibagi secara merata kepada yang layak dan penuhi syarat.

6. Royalti Kemajuan Jaringan

Syarat TP Pribadi untuk mendapatkan RKJ dijelaskan pada tabel berikut :

TP Pribadi 200P : Nilai RKJ x1
TP Pribadi 600P : Nilai RKJ x3

Syarat lain :
Pangkat minimal Senior Manager (SM)
Royalti diberikan 9% daripada Poin Internasional HPAI secara proposional berdasarkan perolehan poin.

Perhitungan poin dari masing-masing jalur dengan batasan sebagai berikut :
SM : Index maksimun perjalur 2
EM : Index maksimun perjalur 3
D : Index maksimun perjalur 4
SD : Index maksimun perjalur 5
ED : Index maksimun perjalur 6

RUMUS RKJ

RKJ = Index RKJ Anda / Index RKJ Internasional x 9% x Poin Internasional
1 index RKJ = 1000 poin

Contoh perhitungan RKJ :

Diasumsikan sbb :

Poin Internasional : 7.000.000
Index RKJ Internasional : 40.000
Anda Agen dengan level EM (Executive Manager) dengan mitra sbb :
Jalur1 : 2000 P ==> 2RKJ
Jalur2 : 2000 P ==> 2RKJ
Jalur3 : 4000 P ==> 3RKJ
Jalur4 : 4000 P ==> 3RKJ
Jalur5 : 4000 P ==> 3RKJ
Jalur6 : 6000 P ==> 3RKJ

Perhatikan Jalur3 ada 4000P seharusnya mendapatkan 4RKJ (karena 1RKJ = 1000P). Cek juga Jalur6 ada 6000P tapi indek RKJ tetap 3 bukan 6. Itu disebabkan kerana pangkat EM maksimal indek RKJ nya adalah 3.

Total indek RKJ Anda = 2+2+3+3+3+3= 16 index RKJ

Maka kalkulasinya sbb :

16/40.000 x 9% x 7.000.000 x Rp.1000 = 252.000 (TP 200)
Jika Anda TP 600 = 252.000 x 3 = 756.000

7. Royalti LED (Loyal Executive Director)

Poin TP Pribadi ≥ 600 poin
Yang disebut LED adalah agen dengan prestasi dan kualifikasi tertentu yang ditetapkan perusahaan dalam periode tertentu (sesuai SK Direksi).

Royalti diberikan 5% daripada Poin Internasional HPAI secara proporsional berdasarkan perolehan poin.

Perhitungan poin dari masing-masing jalur adalah maksimal 18.000 poin.

8. Bonus Gold – Diamond – Crown (GDC)

Diberikan kepada agen berpangkat GED/DED/CED atau yang lebih tinggi dengan syarat sebagai berikut:

GED (Gold Executive Director):
– Memiliki 2 ED aktif dengan omset grup ≥ 9.000 poin dijalur yang berbeda
– ED aktif yang dimaksud tidak harus dari Generasi-1
– Memiliki omset grup di jalur lain ≥ 9.000 poin

DED (Diamond Executive Director):
– Memiliki 4 ED aktif dengan omset grup 9.000 poin dijalur yang berbeda
– Memiliki omset grup di jalur lain ≥ 9.000 poin.
– ED aktif yang dimaksud tidak harus dari Generasi-1

CED (Crown Executive Director):
– Memiliki 6 ED aktif dengan omset grup 9.000 poin dijalur yang berbeda
– Memiliki omset grup di jalur lain ≥ 9.000 poin.
– ED aktif yang dimaksud tidak harus dari Generasi 1

9. Royalti LED Sapphire, Emerald dan Platinum
Royalti diberikan bagi Agen yang telah memenuhi syarat tertentu dengan pembagian prosentasi dari poin internasional sbb :

Sapphire : 1%
Emerald : 0,8%
Platinum : 0,7%

Syarat TP pribadi 600P :
– Sapphire 7 Jalur ED @18rb
– Emerald 9 Jalur ED @18rb
– Platinum 12 Jalur ED @18rb

Penjelasan skema pembagian bonus bagi Spphire, Emerald dan Platinum :

SAPPHIRE-LED:
– 7 Jalur ED @18rb PG
– Bonus sebesar 1% dari TPG International
– Dibagi rata ke yang berhak menerima
– Maksimal 1x BBG

EMERALD-LED:
– Tetap 9 Jalur ED @18rb PG
– Bonus sebelumnya 1% di revisi menjadi 0.8%
– Dibagi rata ke yang berhak menerima
– Maksimal 1,5x BBG

PLATINUM-LED:
– Tetap 12 Jalur ED @18rb PG
– Bonus sebelumnya 1% di revisi menjadi 0.7%
– Dibagi rata ke yang berhak menerima
– Maksimal 2x BBG

10. Bonus Komitmen Tahunan

Bonus ini disebut juga dengan Yearly Bonus (YB). Anggaran 3% Poin internasional dihitung perbulan namun dibagikan tahunan (1 tahun sekali).

– Dianggarkan untuk semua LED yaitu LED yang Kokoh 5 Jalur
– Proporsional berdasarkan Kokoh Jalur
– Diberikan hanya kepada LED yang Berkualitas & masih Komitmen dan Loyal bersama HNI HPAI sampai dengan saat Bonus Komitmen Tahunan dibagikan
– Dihitung per bulan, dibagi per tahun

Perhitungan Indeks Kokoh Jalur :

Perhitungan Indeks Kokoh 5 Jalur :
– Kokoh Jalur 6.000-8.999 indeksnya 1
– Kokoh 9.000-17.999 indeksnya 2
– Kokoh 18.000 keatas indeksnya 3
– LED yang tidak memenuhi Kokoh 5 Jalur indeksnya tetap dihitung untuk menambah BILANGAN PEMBAGI sebagai dasar penetapan jumlah Bonus YB yang dihitung setiap bulan.

BONUS BERSIH GROUP

Bonus Bersih Grup (BBG) adalah kumpulan dari bonus-bonus diatas dikurangi Bonus Agenstok dan dikurangi Bonus Prestasi Pribadi. Bonus Bersih Group menjadi ukuran prestasi seorang Agen HPAI, didasari atas prestasi pergerakan, pertumbuhan, dan perkembangan Bisnis Jaringannya.

Standar kesehatan jaringan seorang Agen tercermin dari seberapa besar BBG yang di peroleh. Sehingga BBG selalu menjadi acuan dalam menentukan apakah seorang agen layak menjadi LED atau tidak. Semakin tinggi BBG berarti semakin sehat jaringan yang dimiliki agen yang bersangkutan.

WhatsApp chat